Sabtu, 27 September 2014

Puisi karya Richo


Bunga Pelung

Karya "Richo Ardi Perwira"

Bunga tak seindah harapan ku
Daun mu  kering bertebaran bagai bintik-bintik
Hati ku resah

Sepucuk bunga mu layu di halaman sekolah ku
Tak terambah oleh sinar matahari
Ku biarkan dan ku tak peduli

Daun-daun mu kering
Kan menyatu dengan tanah
Bersama bunga yang layu
Sebentar lagi akan lenyap dari pandangan ku

Puisi karya Aswar


Manusia Tanpa Tulang

Karya "M. Aswar Zulhi"

Pisang
Bentuk mu lonjong memanjang
Banyak orang yang menyukaimu untuk dipegang

Pisang
Bajumu berwarna hijau
Tanda engkau belum labil

Pisang
Daku kubuka baju mu yang rapi secara paksa
Dan kulihat tubuhmu yang putih tak berbusana
Tak sengaja kulihat cairan kental berwarna putih

Pisang
Kau ada saat aku makan
Kau ada di barongko dan kolak ku
Terimakasih oh pisang...

Jumat, 26 September 2014

Puisi karya Indrika

KEMBALILAH ALANG-ALANG

Karya "Indrika Rezky Rito"


Ku memandangmu dari kejauhan
Mengajakmu semakin medekatimu
Angin berhembus menghampiri
Mengajakmu menari-nari

Alang-alang
Angin menggoyahkanmu
Seakan dirimu menari-nari
Mengikuti hembusan angin bertiup

Satu per satu
Bunga putih kecil mu
Pergi meninggalkanmu

Terbang-terbang jauh
Tinggi melambung di udara
Tanpa arah tujuan pasti
Dimana kau akan berlabu

Rasa iri diriku
Kau bebas terbang tinggi
Mengelilingi luas dan indah dunia

Akan kah kau kembali
Ditempat dimana kau berada

Andaikan bisa..
Ingin diri ikut bersamamu
Terbang menikmati luas dunia
Yang disediakan olah sang kuasa

Kamis, 25 September 2014

Puisi - karya Zevanya

GADIS BISU

Karya "Zevanya Geraldine W"


Mungkin gadis itu tak seindah bunga ini
Yang menjadi pusat perhatian banyak orang
Dan incaran para pria yang di ibaratkan seorang pria
Yang mencari madu cinta dari gadis tersebut..

Matanya yang indah seperti tetesan embun pagi
Ranbutnya yang terurai panjang selembut daun ini
Namun.. Itu semua seakan tak berarti!
Mengapa? Mengapa?

Seketika itu juga aku dapat merasakan
Sayatan pisau itu yang mengiris hati ini,,
Ketika melihatnya meneteskan air mata
pilu itu di pipinya

Namun senyuman manis pun
Terlukiskan di wajahnya,
Walau masih terlihat bekas-bekas pilu itu,,

Hai gadis bisu..
Tetaplah tersenyum walau keadaanmu 
Seperti saat ini..

Puisi - karya Wahyu

INSPIRASI DARI IBU

Karya  "M.Try Wahyu"

Kau hanya sebuah rumput
Ukuran mu tak sebesar kekuatanmu
Walau kau rumput tapi kau seperti ibu

Kau seperti mempunyai anak-anak di ujung-ujung tangkai mu
Yang sekuat tenaga kau jaga
Walau diterjang hujan
Walau panas matahari menerpa
Kau masih menjaga dan memberikan kehidupan

Kau sungguh hebat
Dan kau adalah inspirasi dari IBU
Yang selalu tegar menjaga sang buah hatinya

Puisi - karya Marcel

Keras, Dapat Terluka

Karya " Marcel Ebestin "


Disisi ku hanya ada butiran pasir
Aku memiliki berbagai macam bentuk
Dan.... aku berharga bagi manusia

Tapi! ditangan remaja, aku di salah-gunakan
Aku selalu menjadi  BENDA pertengkaran mereka
Mungkin dari kekerasan ku mereka pilih aku

Walaupun aku memiliki tubuh yang keras
Tapi aku mudah terluka
Hanya dengan tetesan air,
aku akan terkikis

Jangan anggap yang kuat dapat berkuasa
Dibalik kekuatanku ada kelemahan

Aku sama seperti kalian punya perasaan